TENIS MEJA
Tenis
meja merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak penggemarnya, tidak
terbatas pada tingkat usia remaja saja, tapi juga anak-anak dan orang tua, pria
dan wanita cukup besar peminatnya, hal ini disebabkan karena olahraga yang satu
ini tidak terlalu rumit untuk diikuti
Menurut Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, (2014) dalam buku ajar sekolah menengah kelas
VII yang menyatakan bahwa, “Tenis meja adalah suatu permainan yang mengunakan
meja sebagai lapangan yang dibatasi oleh jaring (net) yang mengunakan bola
kecil yang terbuat dari celluloid dan permainannya mengunakan pemukul atau
sering disebut bet”.
Dari beberapa pendapat di atas, penulis menyimpulkan bahwa permainan tenis meja
adalah suatu olahraga yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua
pasang (untuk ganda) pemain yang berlawanan, menggunakan meja untuk memantulkan
bola yang dipukul dengan bet dan diawali dengan servis dan harus mampu
menyeberangkan bola serta mengembalikan bola ke daerah lawan setelah bola itu
memantul di daerah permainan sendiri. Angka diperoleh jika bola tidak dapat
dikembalikan, atau bola yang dipukul lawan tidak jatuh di meja kita.
a. Alat Dan Perlengkapan Tenis Meja
Dalam permainan
tenis meja, alat dan fasilitas yang harus tersedia adalah meja, net, bola dan
bet.
1) Meja
Permukaan meja
berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 274 cm, lebar 152,2 cm dan
tingginya 76 cm. Meja terbuat dari bahan apapun juga dan dapat memantulkan bola
secara merata dan baik.
Permukaan atas dinamakan "bidang permainan", harus berwarna pudar dan
sangat gelap, sebaiknya hijau tua kehitam-hitaman, ditambah garis putih selebar
2 cm sepanjang tiap sisi meja. Garis-garis pada sisi yang panjangnya 152,5 cm
dinamakan "garis ujung", sedangkan garis-garis pada sisi yang
panjangnya 274 cm dinamakan "garis tepi".
2) Net
Rangkaian net terdiri dari jaring (net), gantungan jaring, dua buah penjepit dengan batang di setiap ujungnya yang dilekatkan tegak-lurus bersama penyangga setinggi 15,25 cm, batas ukuran tiang luar penyangga berjarak 15,25cm dari luar garis-tepi.
3) Bola
Bola harus berbentuk bulat-berongga
(spherical), dengan diameter 40 mm, berat 2,7 gram, terbuat dari bahan
celluloid, berwarna putih atau orange, dan kasat/tidak licin mengkilap.
4) Bet
a. Bet boleh sembarang
ukuran, bentuk atau berat tetapi permukaannya harus datar dan kaku.
b. 85 % terbuat dari
kayu alam dapat dilapisi dengan bahan perekat yang berserat seperti fiber
carbon, fiber glass atau bahan kertas yang dipadatkan.
c. Lapisan karet biasa tebal maksimal 2 mm (bet busa karet biasa), lapisan karet bintik maksimal 4 mm ( bet busa karet bintik).
B. Gerak Dasar Permainan Tenis Meja
1. Pegangan Bet
Kualitas permainan
tenis meja dipengaruhi oleh teknik memegang bet. Oleh karena itu, setiap pemain
tenis meja harus menguasai teknik dasar memegang bet. Adapun macam-macam teknik
memegang bet adalah sebagai berikut.
a) Shakehands grip,
Teknik ini seperti orang melakukan jabat tangan.
b) Penhold grip, atau
pegangan seperti memegang pena.
c) Seemiler Grip, variasi dari shakehand
grip.
2. Jenis-jenis pukulan (stroke)
Terdapat beberapa
gerak pukulan dasar dalam permainan tenis meja, yaitu “push, drive, block, chop, dan service”
1) Push merupakan teknik
memukul bola dengan gerakan mendorong dan sikap bet membuka. Pukulan ini
biasanya digunakan untuk mengembalikan pukulan push dan chop lawan.
2) Drive merupakan teknik
pukulan yang dilakukan dengan gerakan bet dari bawah serong ke atas dan sikap
bet tertutup. Pukulan ini dapat digunakan sebagai pukulan serangan.
3) Block merupakan teknik
memukul bola dengan gerakan menghentikan atau membendung bola dengan sikap bet
tertutup. Pukulan ini digunakan untuk mengembalikan bola drive atau
bola dengan putaran atas (up spin).
4) Chop merupakan teknik
memukul bola dengan gerakan seperti menebang pohon dengan kapak atau disebut
dengan gerakan membacok. Pukulan ini dgunakan untuk mengembalikan pukulan bola
yang bermacam-macam.
5) Service merupakan teknik
memukul bola untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan dengan cara
memantulkan terlebih dahulu bola tersebut ke meja, kemudian dipukul dan bola
harus melewati atas net dan memantul di meja lawan.





