Senin, 16 November 2020

Mengenal Singkat Olahraga Billiard

BILLIARD


Asal-usul permainan biliar belum secara jelas diketahui hingga saat ini. Beberapa sumber menyebut bahwa permainan ini berasal dari Perancis, Italia, Spanyol, atau Cina.  Kata biliar diperkirakan berasal dari kata billart yang berarti tongkat kayu atau bille yang berarti bola. Pada mulanya, permainan ini dimainkan dengan dua bola pada meja yang berkantong enam dan gawang seperti pada permainan kriket dan menggunakan tongkat lurus sebagai sasaran pantul.

Selanjutnya, permainan biliar dipopulerkan sebagai olahraga scientific oleh Captain Mingaud, seorang tahanan politik pemerintah ketika terjadi revolusi Perancis. Karena kecintaannya dengan biliar, ia menolak untuk dibebaskan dari penjara ketika masa hukumannya berakhir. Mingaud berhasil menemukan tip, yakni tambahan kulit di ujung cue. Dengan tip, pukulan menjadi lebih akurat dan mempermudah melakukan kontrol cue ballTip temuan Mingaud lama-kelamaan mengeras dan mengurangi efektifitas pukulan sehingga dilakukan pengembangan. Jack Carr, seorang pelatih biliar dari Inggris, menemukan teknik pukulan off-center, yaitu memukul cue ball di titik off-center guna mendapatkan efek spin. Di Inggris, pukulan ini disebut side. Ia juga menemukan ide untuk mengoleskan kapur pada permukaan tip untuk meningkatkan akurasi pukulan.

Perkembangan olahraga biliar di Indonesia pertama kali berasal dari kalangan masyarakat lapisan bawah. Mereka kebanyakan punya banyak waktu senggang karena tidak punya pekerjaan yang tetap dan lokasi bermainnya berada di tempat-tempat kumuh sehingga biliar sering dikonotasikan secara negatif. Namun, setelah masyarakat mengetahui bila biliar dimainkan oleh oleh semua kalangan di Eropa baik raja, presiden, pengusaha, dan anggota masyarakat lainnya, maka masyarakat juga mulai tertarik memainkannya.

           Masuknya permainan biliar di Indonesia bermula saat negara-negara Eropa melakukan penjajahan di daratan Asia, mereka membawa kebiasaan berupa bermain biliar ke lingkungan tempat mereka menjajah. Hal tersebut justru membuat olahraga biliar menjadi sangat popular di Asia dibandingkan di negara-negara Eropa, bahkan para pemain professional biliar justru didominasi oleh orang-orang Asia. Permainan biliar di Indonesia kian hari semakin berkembang melalui berbagai macam kompetisi atau kejuaraan, bahkan sudah didirikan organisasi resmi yang diakui oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), yakni Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) .

 

Istilah dalam Permainan Biliar

          Dalam dunia permainan biliar, digunakan istilah-istilah tertentu sebagai penyebutan suatu benda, tindakan, atau situasi. Beberapa istilah yang sering digunakan dalam permainan biliar antara lain sebagai berikut.

1.      Cue

Cue merupakan tongkat atau stik yang digunakan sebagai alat penyodok bola dalam permainan biliar. Biasanya tongkat terbuat dari kayu atau serat komposit dalam berbagai motif corak dan bentuk.

2.      Cue Ball

Cue Ball merupakan bola biliar berwarna putih yang digunakan sebagai bola utama atau sebagai media penghubung antara stik biliar dengan bola sasaran atau bola target.

3.      Object Ball (Pool Ball)

Object Ball adalah bola biliar yang menjadi target singgungan dari cue ball untuk diarahkan ke posisi tertentu atau dimasukan ke dalam pocket sebagai tujuan permainan.

4.      Pocket

Pocket adalah kantung pada meja biliar yang berfungsi sebagai tempat masuknya bola biliar. Pocket pada meja biliar berjumlah enam buah (3 buah pada tiap sisinya) dengan ukuran kurang lebih dua kali diameter bola biliar.

5.      Chalk

Chalk adalah perlengkapan yang dipakai untuk melapisi bagian atas (tip) dari stik biliar agar tidak terjadi slip pada persinggungan antara tip dengan cue ball atau missed cue.

6.      Missed Cue

Missed cue adalah situasi stik biliar terpeleset pada saat melakukan sodokan terhadap cue ball sehingga target bola sasaran menjadi meleset atau tidak sesuai yang diinginkan.

7.      Scratch

Scratch adalah situasi saat cue ball masuk ke dalam pocket atau keluar dari meja. Scratch merupakan foul atau kesalahan dalam permainan biliar.

 

Ketentuan Umum

           Bola yang digunakan dalam permainan biliar adalah bola biliar bernomor 1 hingga 9 dan ditambah bola berwarna putih (cue ball). Susunan bola adalah bola bernomor 1 hingga 9 disusun berbentuk wajik (diamond). Posisi bola bernomor 1 berada di bagian atas wajik, sedangkan bola bernomor 9 diletakkan di tengah-tengah susunan bola, dan bola lainnya ditempatkan secara acak. Pemain dinyatakan menang, apabila memasukkan bola bernomor 9 ke dalam lubang meja secara sah atau pemain lawan melakukan pelanggaran 3 kali berturut-turut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenal Secara Singkat Olahraga Tenis Meja

  TENIS MEJA Tenis meja merupakan salah satu cabang olahraga yang banyak penggemarnya, tidak terbatas pada tingkat usia remaja saja, tapi ju...